Tentang saya :)

Suatu saat, di tempat yang
pasti
Tidak terhubung dengan
dunia ini
Dua orang yang kurang
beruntung terhubung pada
satu dunia
Dengan sebuah pesawat
kertas
Setiap hari aku melarikan
diri dari rumah sakit
Di tempat Papaku bekerja
Aku bertemu denganmu,
kau adalah segalanya
bagiku
Ketika aku membaca
surat-suratmu, hatiku
Menjadi hangat
Pipiku menjadi berwarna,
apakah ini cinta?
Tapi
Mengapa Papa berkata
Dengan wajah
menakutkan
Bahwa anak itu
Tidak baik untuk dilihat?
Aku tidak mengerti
Jika aku memilikimu,
maka itu sudah cukup
Kau memberi hidupku
sebuah arti
Di ruangan ini di mana
cahaya tidak bersinar
Masa depan akan bersinar
Hari demi hari semakin
banyak pembuluh pada
tubuhku
Pendengaranku semakin
jauh
Aku ingin tahu mengapa,
bahkan berjalan pun
menjadi cukup sulit
Jika aku tidak
meninggalkan tempat ini
dengan keadaan hidup
Pada akhirnya, aku
Tidak ingin membebanimu
karena kau hanya akan
khawatir
Aku berlari
Pikiran selamat tinggalku
Aku mengirimkannya
kepadamu
Pada sebuah pertukaran
Pesawat kertas
Aku tidak bisa
menunjukkan air mataku
lagi
“Aku akan menunggu.
Aku akan menunggumu
selamanya!
Sampai hari itu ketika kau
kembali
Jika aku tidak kehilangan
surat-surat berhargamu
yang aku miliki,
Kita akan bertemu lagi,
baiklah…”
Sudah beberapa bulan
berlalu sejak saat itu
Tubuhku tidak dapat
bergerak lagi
Aku berpikir apakah kau
akan datang
menyambutku sesegera
mungkin
Ketika kita telah berada
di ambang pemisahan saat
itu
Jika aku tidak berpura-
pura ini sulit, pasti sudah
baik-baik saja
Itu sudah sangat
terlambat
Kau yang sedang
tersenyum di suatu
tempat, bahkan
sekarang…
Aku ingin bertemu
denganmu, aku ingin
bertemu denganmu,
Aku ingin bertemu
denganmu
Cahaya tidak menyinari
sebuah bunga dengan
mudah
Menjadi layu menunggu
takdirnya
Hanya surat-surat yang
kau berikan
Adalah cahaya yang
diberikan kepadaku
Suratmu menjadi samar
ketika aku tidak bisa lagi
membacanya
Suara inorganik bergema
di dalam kamar
Tolong, jika ini adalah
akhir
Biarkan aku pergi ke
tempat dimana kau
berada…
Karena aku selalu
memiliki dirimu [Karena
aku selalu memiliki
dirimu]
Aku dapat hidup tanpa
lupa untuk memiliki
senyuman di wajahku [Aku
dapat hidup tanpa lupa
untuk memiliki senyuman
di wajahku]
Kegelapan yang dalam
membuat kita berdua
terpisah [Kegelapan yang
dalam membuat kita
berdua terpisah]
Kegelapan yang dalam
membawa kita bersama
lagi [Kegelapan yang
dalam membawa kita
bersama lagi]
Sampai besok… [Sampai
besok…]
Di tempat itu… [Di tempat
itu…]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s